Ternyata Madrasah Nizamiyah Dikelola dengan Wakaf Produktif

Madrasah Nizamiyah adalah madrasah yang berdiri pada tahun 1067 di Baghdad Irak. Saat itu Baghdad adalah kota dengan peradaban paling maju dibanding kota-kota lain di dunia. Institusi pendidikan ini dibangun dengan dana wakaf. Perguruan tinggi dibangun oleh Nizamul Mulk, perdana menteri dari Dinasti Saljuk. Di sinilah pendidikan mulai berkembang dan menyebar ke kota-kota lain seperti Isfahan, Mowsul, Basrah, Tibristan, Balkh, Dan Nisabur. Menurut Philip K Hitti dalam bukunya Sejarah Bangsa Arab, Nizamiyah merupakan madrasah pertama yang memiliki sistem pendidikan paling profesional. Mereka memiliki jadwal penerimaan mahasiswa baru, kenaikan tingkat, dan ujian akhir kelulusan.

Darimana dana operasional berasal? Ternyata Nizamul Mulk membangun sentra bisnis berupa pasar untuk membiayai sekolah. Dengan dana wakaf, pasar dibangun sehingga menghasilkan skema wakaf produktif. Keuntungan dari jual beli di pasar dikembalikan lagi ke sekolah sebagai sumber pembiayaan. Ketika membangun cabang sekolah di tempat lain, dibangun juga aset wakaf produktif untuk mendanai sekolah tersebut. Sehingga sekolah tidak pernah kehabisan biaya.

Dari wakaf dibangunlah fasilitas yang menunjang proses pembelajaran. Perpustakaannya memiliki lebih dari 6.000 buku dan disediakan beasiswa bagi mahasiswa berprestasi. Ilmu yang diajarkan meliputi ilmu agama seperti tafsir, hadits, fikih, dan lainnya dan ilmu-ilmu eksak seperti kedokteran, filsafat, matematika, dll. Namun patut disayangkan pada tahun 1401, Madrasah Nizamiyah luluh lantak karena serangan Timur Lenk dari Mongol ke Baghdad. Akibatnya kota Baghdad hancur lebur dan bangunan Nizamiyah rusak tidak tersisa sedikit pun.

Tunggu selalu update fakta wakaf dari kami di sini ya. See you Sahabat Wakaf!

DONASI WAKAF