BAGAIMANA CARA MENGUCAPKAN IKRAR WAKAF?

Ikrar wakaf adalah penyataan kehendak orang yang wakaf (wakif) yang diucapkan secara lisan dan/atau tulisan kepada nazhir untuk mewakafkan harta benda miliknya. Ikrar dalam wakaf sangat penting karena termasuk ke dalam rukun wakaf. Rukun adalah ketentuan yang harus dipenuhi dalam melakukan suatu pekerjaan/ibadah. Bila tidak terpenuhi maka ibadah/pekerjaan tersebut dianggap tidak sah. Maka bisa disimpulkan bahwa bila ikrar wakaf tidak ditetapkan maka wakaf tersebut tidaklah sah.

Redaksi ikrar wakaf dibagi menjadi dua, antara lain:

  1. Dengan ucapan yang jelas, misalnya : “Saya wakafkan, saya tahan, saya tetapkan untuk jalan Allah, saya namakan…”. Beberapa redaksi tersebut jelas karena tidak mengandung makna selain wakaf. Bila seseorang mengucapkan salah satu kalimat tersebut, maka perbuatannya sudah dianggap sebagai wakaf.
  2. Dengan ucapan kiasan, misalnya : “Saya sedekahkan, saya haramkan, saya kekalkan…”. Disebut ucapan kiasan karena kalimat tersebut masih mengandung makna wakaf dan arti lainnya. Maka untuk memastikan bahwa perbuatannya merupakan wakaf, kalimat tersebut harus disertai kalimat penjelas misalnya : “Saya sedekahkan sekian sebagai wakaf di jalan Allah untuk selamaya”. Bisa juga diikuti oleh kalimat kiasan yang dihukumi sebagai wakaf, misalnya: “Saya sedekahkan sekian dan tidak untuk dijual atau diwariskan”.

Nantikan selalu update terbaru dari kami hanya di sini yaa.

Gelombang Wakaf, gerakan kebaikan bagian dari Rumah Zakat dan Rumah Wakaf.

Source : Kitab Al Mulakhos Al Fiqhi Karya Syeikh Sholeh Alu Fauzan: 158

#tanyawakaf #rumahzakat #gelombangwakaf #syaratwakaf #wakafuntukumat #hukumwakaf #jeniswakaf #wakafuang #wakaftunai #semuabisawakaf #wakafonline #wakaf #edukasiwakaf #belajarwakaf #wakafproduktif

DONASI WAKAF