Apakah hukum mewakafkan harta benda untuk jangka waktu sementara?

Dalam wakaf terdapat perbedaan jangka waktu peruntukkan wakaf, ada wakaf selamanya ada juga wakaf sementara.

Wakaf selamanya berarti tidak ada batas waktu dalam pemanfaatan harta benda wakaf. Sedangkan wakaf sementara berarti mewakafkan harta benda dalam waktu terbatas.

Terdapat perbedaan pendapat mengenai keabsahan wakaf sementara. Mayoritas ulama fikih berpendapat bahwa wakaf harus selamanya. Imam Syafi’i mengharuskan wakaf tidak boleh dibatasi oleh waktu. Namun, Imam Malik membolehkan wakaf untuk sementara.

Bagaimana dengan praktik wakaf di Indonesia?

Menurut UU No 41 Tahun 2004 tentang wakaf dan PP No 42 Tahun 2006 tentang Pelaksanaan UU Wakaf, tertulis bahwa wakaf boleh dilakukan dalam jangka waktu tertentu. Selanjutnya di dalam perundang-undangan diatur lebih jauh harta benda apa saja yang harus wakaf selamanya atau boleh wakaf sementara.

Harta benda tidak bergerak berupa tanah sertifikat hak milik dan tanah negara yang didirikan masjid, mushola, makam harus diwakafkan selamanya. Namun jika tanah bersertifikat hak guna bangunan, hak guna usaha, atau hak pakai boleh diwakafkan sementara sampai berlakunya hak atas tanah berakhir. Untuk harta benda bergerak berupa uang, surat berharga, dll boleh diwakafkan selamanya atau sementara.

Nantikan selalu update terbaru dari kami hanya di sini ya.

Gelombang Wakaf, gerakan kebaikan bagian dari Rumah Zakat dan Rumah Wakaf

DONASI WAKAF